Logo
Featured Image
Hotman Paris Hutapea (Foto: SulawesiPos)
Nasional

Buntut Pernyataannya yang Bikin Heboh, Hotman Paris Minta Maaf kepada Wartawan

Jurnalis
Wartawan M Syafrin Zaini
Editor Denkur 20 Juli 2026

Advokat kondang, Hotman Paris Hutapea klarifikasi pernyataanya yang belakang bikin marah para wartawan.


DARA | Pernyataan maaf Hotman Paris tersebut ditayangkan dalam sebuah video yang beredar, hari ini, Senin (20/7/2026).

Hotman Paris mengatakan permohonan maaf sebesar-besarnya atas pernyataannya waktu konferensi pers, beberapa hari lalu, terkait kasus mantan Jampitsus.

"Namun perlu saya jelaskan yang dikutip oleh media tidak hanya bagian akhirnya, tidak dikutip secara utuh. Kenapa saya mengucapkan begitu. Fakta kejadiannya adalah wartawan pertama bertanya kepada saya, apakah instansi terkait punya hidden agenda atau acara tersembunyi? Saya jawab, saya tidak tahu, saya tidak punya kapasitas untuk menjawab itu," tuturnya dikutip dari sebuah video, Senin (20/7/2026).

"Belum selesai saya jawab, tiba-tiba wartawan kedua bertanya, apakah instansi tersebut melakukan kekeliruan? Akhirnya saya emosi, karena saya sudah bolak-balik, saya tidak tahu. Akhirnya saya jawab, kamu punya otak gak sih? Maksudnya, saya sudah jawab tadi, saya tidak tahu," imbuh Hotman.

Hotman juga mengatakan, tidak mungkin untuk menjawab apa hidden agenda dari suatu institusi, pendekat hukum.

"Itu kira-kira kejadian sebenarnya, tapi terlepas dari fakta kejadian sebenarnya, waktu itu sudah sama-sama emosional, tetap saya mengatakan, menyatakan maaf kepada wartawan tersebut, maupun kepada organisasi wartawan di seluruh Indonesia," lanjut Hotman.

Dikatakan Hotman: "selama ini juga sangat dekat kepada semua wartawan. Sekali lagi, tidak ada niat apapun, cuma karena diberontong dengan dua pertanyaan,  yang saya sudah bilang saya tidak bisa jawab, karena saya tidak punya kapasitas untuk menjawab. Tapi ditanya lagi, ditanya lagi, (1:55) sehingga saya jadi emosional."

"Sekali lagi, saya menyatakan minta maaf," kata Hotman.***

 

Opini Pembaca